sejarah pulitzer, penghargaan tertinggi jurnalisme di dunia

Jika dalam dunia hiburan pop di AS ada penghargaan piala Oscar dan Grammy yang dianugerahkan kepada insan-insan berprestasi dalam dunia perfilman dan musik, maka dalam dunia jurnalismenya (terutama jurnalisme cetak) ada satu penghargaan yang dianggap sangat prestisius dan sering menjadi incaran serius para jurnalis negara adikuasa tersebut. Untuk menyajikan tulisan yang ditujukan untuk meraih penghargaan ini, sang jurnalis rela mengorbankan apa saja sampai berani meresikokan nyawa mereka terutama saat turun dalam peliputan-peliputan di wilayah yang sedang dilanda perang dan konflik tensi tinggi.

Penghargaan bergengsi ini tak lain adalah penghargaan Pulitzer (Pulitzer Prize). Selain diberikan untuk pencapaian tertinggi dalam jurnalisme, Pulitzer juga diberikan dalam bidang sastra dan gubahan musik. Penghargaan tahunan ini pertama kali diadakan pada 4 Juni 1917, dan sejak beberapa waktu lalu, diumumkan setiap bulan April.

Penerima penghargaan ini dipilih oleh sebuah dewan independen yang secara resmi diatur oleh Columbia University Graduate School of Journalism (Sekolah Jurnalisme Universitas Columbia) di Amerika Serikat. Penghargaan Pulitzer digagas pertama kali pada akhir abad ke-19 oleh Joseph Pulitzer, seorang jurnalis dan penerbit surat kabar warga AS yang lahir di Hungaria.

Penulis : Rizqy Abdullah ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel sejarah pulitzer, penghargaan tertinggi jurnalisme di dunia ini dipublish oleh Rizqy Abdullah pada hari Selasa, 03 Mei 2011. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan sejarah pulitzer, penghargaan tertinggi jurnalisme di dunia
 

0 komentar:

Posting Komentar