Ilmu pengetahuan,Teknologi &
Kemiskinan
Pengertian Ilmu Pengetahuan- Di antara makhluk hidup,
manusia memiliki derajat lebih tinggi. Ia memiliki sifat “ingin tahu“ yang
berasal dari akal budinya. Kemampuan itu tidak dimiliki makhluk hidup lain
(seperti hewan dan tumbuhan). Sifat keingintahuan manusia adalah ingin tahu
lebih banyak akan segala sesuatu yang ada di lingkungan sekitarnya. Sifat ini
mendorong manusia untuk melakukan penelitian. Dengan penelitian tersebut,
manusia dapat menjawab ketidaktahuan serta mampu memecahkan permasalahan yang dihadapinya.
Seiring dengan perkembangan zaman, sifat keingintahuan manusia semakin
berkembang. Hal itu dilakukan dengan cara mempelajari, mengadakan pengamatan
dan penyelidikan untuk menambah pengetahuan dan keterampilannya tentang makhluk
hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan serta alam sekitarnya. Ilmu
pengetahuan yang mempelajari tentang makhluk hidup disebut biologi atau ilmu
hayat.1. Pengertian Ilmu
Jika manusia merasa lapar, upaya apakah yang akan dilakukan?
Dorongan rasa lapar menyebabkan manusia berupaya mencari makanan, yaitu dengan
mencoba-coba memakan tumbuhan atau hewan yang ada di sekitarnya. Usaha tersebut
terkadang salah dan terkadang benar. Namun, akhirnya dari pengalaman tersebut
manusia sudah mampu membedakan antara tumbuhan dan hewan yang bisa dimakan
maupun yang tidak bisa dimakan.
Sumber bahan makanan manusia antara lain berasal dari hewan,
misalnya daging sapi, ayam, dan lain-lain. Semula manusia memakannya dengan
olahan yang sederhana. Selanjutnya, sejalan dengan perkembangan pemikiran,
manusia mulai mencari cara menjadikan makanannya lebih berkualitas, misalnya
daging untuk bahan makanan diolah agar menjadi lebih baik kualitasnya, seperti
agar lebih lunak, higienis, serta bebas dari kuman penyakit. Bagaimana
syarat-syarat itu bisa terpenuhi? Akhirnya manusia menemukan gagasan, yaitu
dengan cara menggoreng, merebus, membakar, atau dengan proses yang lain.
Peristiwa tersebut merupakan contoh dari awal mula ditemukan ilmu, yaitu dengan
cara berpikir sederhana dan dilakukan dengan cara mencoba-coba, sampai
selanjutnya mendapatkan pengalaman yang menjadi dasar sebuah pengetahuan.
Seiring dengan perkembangan zaman, pola pikir manusia
semakin berkembang pula. Manusia mulai memikirkan tentang alam sekitar
berdasarkan rasa keingintahuannya, dengan mengadakan pengamatan dan
penyelidikan sehingga ilmu pengetahuan semakin berkembang dengan pesat. Hal ini
saling terkait dengan kehidupan masyarakat yang sejalan dengan perkembangan
teknologi. Contohnya, penemuan varietas bibit unggul, kawin suntik pada sapi,
kelapa hibrida, padi hasil mutasi buatan dari Batan, yaitu padi jenis Atomita
yang berguna untuk meningkatkan produksi pangan bagi manusia. Akan tetapi, di
sisi lain dengan adanya dengan kemajuan ilmu pengetahuan dapat menimbulkan
dampak negatif, seperti timbulnya pencemaran lingkungan.
Anda tentu sudah mengetahui bahwa ilmu pengetahuan adalah
kumpulan konsep, prinsip, hukum, dan teori yang dibentuk melalui serangkaian
kegiatan ilmiah. Bagaimana sifat atau ciri suatu ilmu pengetahuan? Suatu pengetahuan
dapat disebut sebagai ilmu apabila memenuhi syarat atau ciri-ciri sebagai
berikut.
a. Memiliki Objek Kajian
Suatu ilmu harus memiliki objek kajian, contoh ilmu
matematika memiliki objek kajian berupa angka-angka, ilmu kimia memiliki objek
kajian berupa zat-zat beserta sifatnya. Bagaimana dengan objek kajian biologi?
b. Memiliki Metode
Pengembangan ilmu pengetahuan tidak dapat dilakukan secara
asal-asalan, tetapi menggunakan cara atau metode tertentu. Metode yang
digunakan itu bersifat baku dan dapat dilakukan oleh siapapun. Metode apakah
yang digunakan untuk menemukan kebenaran secara ilmiah? Coba ingatlah kembali
pelajaran tentang metode ilmiah yang Anda pelajari di SMP/MTs!
c. Bersifat Sistematis
Dalam biologi, jika kita akan mempelajari tentang sel, maka
materi yang akan kita pelajari perlu mendapat dukungan materi lain, misalnya
tentang jaringan, organ, sistem organ, dan individu. Demikian pula sebaliknya,
sehingga pengetahuan-pengetahuan itu tidak bertolak belakang. Ilmu pengetahuan
bersifat sistematis adalah bahwa sebuah pengetahuan harus memiliki hubungan
ketergantungan dan teratur, tidak boleh ada unsur-unsur yang saling bertolak
belakang.
-TEKNOLOGI
Teknologi Informasi dan Komunikasi, TIK (bahasa Inggris:
Information and Communication Technologies; ICT) adalah payung besar
terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan
menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan
teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan
dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan
informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan
dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari
perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan
teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi
Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala
kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan
informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara
teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan
teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi
tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad
ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik
jenuhnya.
-Kemiskinan
Kemiskinan bukan hal baru, kemiskinan adalah hal umum yang
menyangkut masalah ekonomi, agama, sosial, politik, dah paham-paham lainnya.
Kemiskinan tidak memandang usia, mulai dari balita, remaja, orang dewasa dan
orang tua. Kemiskinan terjadi dimana-mana, dikota, didesa, dan di Negara
seluruh dunia.
Kemiskinan disebabkan oleh beberapa faktor seperti penyebab individual yang melihat kemiskinan
sebagai akibat dari perilaku, pilihan, atau kemampuan dari si miskin, penyebab
keluarga yang menghubungkan kemiskinan dengan pendidikan keluarga, penyebab
sub-budaya yang menghubungkan kemiskinan dengan kehidupan sehari-hari,
dipelajari atau dijalankan dalam lingkungan sekitar, penyebab agensi, yang
melihat kemiskinan sebagai akibat dari aksi orang lain, termasuk perang,
pemerintah, dan ekonomi.
Contoh kemiskinan sangat beragam karna disetiap daerah pasti
ada kemiskinan. Pengemis dan pengamen, mereka meminta uang kepada org lain
dengan menadahkan tangan dan bernyanyi di lokasi-lokasi umum seperti dijembatan
penyebrangan, dijalanan, dikolong jembatan, dilampu merah, dibis, sekitar
kampus, kantor, sekolah dan banyak lokasi lainnya. Contoh lain adalah penduduk
yang tinggal dibantaran kali, dekat pembuangan sampah, dikolong jembatan, dan
dilingkungan biasa yang kekurangan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan
sehari-hari.
sumber : -ebook gunadarma




